Salah satu sara mendistribusikan emosi adalah dengan menulis di blog pribadi ini. Terkadang inspirasi ini muncul dan mulai jari jemariku menekan keyped lalu terus menulis.
sebagian orang kesulitan untuk memulai menulis blog atau hanya sekedar cerita pendek, padahal tiap hari menulis up date status, coment, dan lainnya. Bila itu terjadi semestinya kita bisa memulai menulis untuk mendistribusikan emosi yang ada. Sebagian menulis sebagai sarana distribusi emosi namun sebagian yang lain mempunyai cara lain.
Sudah beberapa tahun ini, aku tidak ketemu dengan kawan-kawan lama. Sedikit banyak sudah pasti banyak berubah, dari hal pekerjaan, status hingga cara komunikasi. Seperti halnya aku sendiri, ketika itu aku adalah pribadi yang pendiam dan terkadang menjawab omongan lawan bicara tidak nyambung. Meski pernah mengikuti mata pelajaran komunikasi tapi ternyat aplikasi dilapangan tidaklah mudah dan terkadang hal-hal yang sedikit nakal bisa menjadi pemanis dalam komunikasi.
Saat ini aku sudah 3 tahun tidak bertemu dan ketika aku berkomunikasi, mereka memberakikan banyak input salah satunya perubahan perilaku. Aku bilang, aku tidak berubah perilakunya hanya gaya komunikasi saja yang berubah. Dahulu pendiam tapi saat ini banyak ngomong dan lebih cap cus..... karena di dunia pemasaran, gaya komunikasi adalah hal penting dan gaya komunikasi adalah hal bisa dilakukan oleh siapa saja asal mau belajar.
Pembuatan blog ini berawal dari keinginan untuk menuangkan apa yang ada didalam pikiran dan hati ini. Merangkai dari kata-kata menjadi kalimat lalu menjadi suatu paragraf yang bisa enak dibaca. Berbagi pengalaman dari diri sendiri, orang lain dan dari lingkungan sekitar.Siapapun bisa memberikan saran yang membangun demi kesempurnaan tulisan dimasa mendatang. Selamat membaca tulisan-tulisan ini
23 November 2012
14 November 2012
PULAU KETAWAI
TRIO WEK2
BERANGKAT
WELCOME TO KETAWAI ISLAND
SHOW OFF
BERANGKAT 2
SHOW 1
PERSIAPAN MAKSI
SHOW 2
SHOW 3
SENYUM MANIS
AMANDA & IJ@L
JUMP TOGETHER
07 September 2012
KEPADA KEDUA ORANG TUAKU
Sudah empat tahun ini anakmu tidak pulang, terutama ketika
lebaran adalah moment terpenting untuk bisa sungkem dan memohon maaf secara
tatap muka. Kadang dalam hati kecilku bilang, apakah aku ini termasuk anak yang
tidak berbakti kepada kedua orang tua?
Disini aku sedang bekerja untuk mencari nafkah bagi istri
dan anak. Mungkin tidak banyak menabung dan belum cukup untuk bisa nengok kedua
orang tuaku. Dilain sisi, aku sangat sulit untuk bisa mengambil cuti langsung
seminggu dari tempat kerja. Setiap lebaran, aku hanya bisa bersilaturomi via
telephone dan tidak bisa bertatap muka secara langsung.
Namun demikian, banyak hal yang bisa aku syukuri. Salah
satunya adalah kedua orang tuaku dalam keadaan sehat wal’afiat. Serta masih
bisa bekerja untuk mencari kebahagiaan serta ‘ngemong’ cucu-cucunya. Dalam tulisan ini, aku harap bisa menjadi
bagian dari apa yang aku rasa dan mendoa’akan agar Allah menyayangi kedua orang
tuaku seperti mereka menyanyangiku ketika aku kecil. Ketika aku
kecil orang tuaku tidak pernah menyerah mengajariku untuk berdiri,
berjalan, berbicara serta berjuang untuk anaknya. Ibu, sangat jelas didepan
mata bagaimana engkau mengajari aku untuk bangun pagi-pagi hari, bekerja keras
di sawah, pantang menyerah, orang yang ulet,
rela bekerja hingga keluar desa, bahkan mencari kayu bakar di hutan
untuk bisa menyisipkan uang untuk bisa membayar ssp. Engkau juga mengajariku
bagaimana aku berbicara sopan, persuasife, tidak menggunakan kekerasan dalam
menyelesaikan masalah.
Bapak dan Ibu, maafkan putramu ini. Saat ini belum bisa
pulang kampung dan dengan ini putramu, menantu, cucu serta keluarga dari
Palembang memohon maaf atas segala salah, khilaf, kelalaian dan kepada Allah
kami memohon ampun.
02 September 2012
garuda
Lambang Negara menjadi tutup tempat sampah.
Foto diambil tanggal 29 Agustus 2012 jam 18.15.
Lokasi: Simpang semambung, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung
Foto diambil tanggal 29 Agustus 2012 jam 18.15.
Lokasi: Simpang semambung, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung
Langganan:
Postingan (Atom)
